Bagian-Bagian Pemutus Sirkuit: Bagaimana Cara Kerjanya?
13 Februari 2025
Pemutus sirkuit adalah perangkat keselamatan penting yang secara otomatis menghentikan aliran listrik saat terjadi kelebihan beban, korsleting, atau gangguan. Alat ini mencegah kebakaran listrik, kerusakan peralatan, dan sengatan listrik. Komponen utama pemutus sirkuit—seperti kontak, unit trip, dan pemadam busur—bekerja sama untuk mendeteksi gangguan dan memutus arus dengan aman. Dalam artikel ini, kami akan menguraikan komponen pemutus sirkuit, menjelaskan fungsinya, dan mengeksplorasi tujuan pemutus sirkuit dalam aplikasi perumahan, komersial, dan industri. Definisi Pemutus Sirkuit dalam Fisika Dalam fisika dan teknik listrik, pemutus sirkuit adalah perangkat sakelar yang dapat membuka dan menutup sirkuit secara manual atau otomatis dalam kondisi normal dan abnormal. Tidak seperti sekring, yang harus diganti setelah trip, pemutus sirkuit dapat disetel ulang dan digunakan kembali beberapa kali. Pemutus sirkuit banyak digunakan dalam sistem tenaga, pabrik industri, dan panel listrik rumah tangga untuk memastikan keamanan listrik dan keandalan sistem. Komponen Utama Pemutus Sirkuit Pemutus sirkuit terdiri dari beberapa komponen utama, yang masing-masing memainkan peran penting dalam mendeteksi dan memutus arus yang salah. #1. Rangka (Badan/Penutup) Rangka atau penutup adalah cangkang luar pemutus arus, yang menyediakan dukungan mekanis dan isolasi. Rangka: Melindungi komponen internal dari debu, kelembapan, dan kerusakan fisik. Menyediakan isolasi dielektrik untuk mencegah kebocoran listrik. Menampung berbagai komponen seperti mekanisme pengoperasian dan unit trip. Rangka biasanya terbuat dari plastik berkekuatan tinggi atau bahan casing cetak pada pemutus arus bertegangan rendah, sementara pemutus arus industri menggunakan penutup berlapis logam untuk daya tahan ekstra. #2. Kontak (Kontak Tetap dan Bergerak) Kontak […]
Baca selengkapnya