Multimeter vs Voltmeter: Apa Perbedaannya?

19 September 2024

Multimeter dapat mengukur tegangan, arus, resistansi, dan parameter lainnya. Beberapa voltmeter, terutama yang portabel, ditenagai oleh sumber tegangan terukur, yang menyoroti mekanisme operasionalnya dalam lingkungan kerja kelistrikan. Voltmeter hanya mengkhususkan diri dalam pengukuran tegangan tetapi memberikan akurasi yang lebih tinggi. Pilih multimeter untuk fleksibilitas atau voltmeter saat pembacaan tegangan presisi sangat penting.

Bagi mereka yang bekerja dengan sistem kelistrikan, sering kali ada kebutuhan untuk mengukur elemen seperti arus, tegangan, dan resistansi. Dua instrumen umum yang digunakan untuk menangani persyaratan tersebut adalah multimeter dan voltmeter. Dalam panduan ini, kami bertujuan untuk membandingkan kedua peralatan analitis ini dan mengungkap perbedaan utama mereka untuk memudahkan pemilihan yang paling sesuai untuk aplikasi yang Anda inginkan.

Apa itu Multimeter?

Apa itu Multimeter?

A alat ukur adalah alat praktis yang digunakan untuk mengukur berbagai besaran listrik seperti tegangan, arus, dan resistansi. multimeter digital sangat berguna bagi teknisi listrik dan spesialis HVAC untuk melakukan pengukuran dan pemecahan masalah di lapangan. Seperti memiliki tiga alat dalam satu! Anda dapat menganggapnya sebagai pisau Swiss Army untuk pengujian kelistrikan.

Fitur Utama Multimeter: Tegangan, Arus, dan Resistensi

  1. Keserbagunaan: Multimeter dapat mengukur tegangan (hingga 600 volt), arus (hingga 10 amp), dan resistansi (hingga 20 megaohm). Hal ini menjadikannya sempurna untuk berbagai tugas, baik saat Anda mengerjakan proyek rumahan kecil atau pekerjaan industri yang lebih besar.
  2. Menampilkan: Kebanyakan multimeter memiliki layar digital yang menampilkan hasil pengukuran dalam bentuk angka, sehingga memudahkan untuk memahami hasil pengukuran.
  3. Penyelidikan: Dilengkapi dengan dua kabel uji yang dapat Anda sambungkan ke sirkuit atau komponen yang sedang diuji. Kabel uji ini membantu Anda memperoleh pengukuran yang akurat dengan menyentuh titik yang ingin diuji.
  4. Mode: Anda dapat beralih di antara berbagai mode untuk mengukur tegangan, arus, atau resistansi, tergantung pada kebutuhan Anda.

Mengapa Menggunakan Multimeter untuk Mengukur Tegangan?

  • Kenyamanan:Daripada memiliki alat terpisah untuk setiap pengukuran, multimeter menggabungkan semuanya menjadi satu perangkat.
  • Ketepatan: Multimeter digital modern memberikan pengukuran yang presisi, seringkali dengan akurasi ±0,5% untuk pembacaan tegangan dan arus. Resistansi input yang tinggi pada multimeter digital modern memastikan pengukuran yang akurat dengan meminimalkan dampak pada sirkuit yang diuji.
  • Keamanan: Membantu dalam menguji sirkuit listrik dengan aman untuk memastikan sirkuit berfungsi dengan benar dan mencegah bahaya kelistrikan.

Penggunaan Umum

Perbaikan Rumah: Periksa apakah baterai masih bagus atau apakah stopkontak listrik berfungsi.

Pekerjaan Otomotif: Mendiagnosis masalah kelistrikan pada mobil.

Proyek Elektronik: Menguji dan memecahkan masalah sirkuit dalam proyek elektronik DIY. Multimeter digital genggam sangat berguna untuk kerja lapangan, memungkinkan pemecahan masalah sirkuit yang efisien dan mudah dibawa.

Singkatnya, multimeter adalah alat penting bagi siapa pun yang menangani sistem kelistrikan, mulai dari profesional hingga penggemar DIY. Ini adalah instrumen andal yang memastikan Anda memperoleh pengukuran akurat untuk proyek Anda.

Apa itu Voltmeter

Voltmeter adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur tegangan, atau perbedaan potensial listrik, antara dua titik dalam rangkaian listrik. Voltmeter analog menggunakan penunjuk pada skala yang dikalibrasi untuk mengukur tegangan, dan sangat penting untuk mengukur tegangan AC dalam aplikasi tertentu. Berikut adalah uraian sederhana untuk membantu Anda memahami hal-hal penting:

Tujuan dan Fungsionalitas

  • Penggunaan Utama: Voltmeter dirancang khusus untuk mengukur tegangan. Voltmeter dapat mengukur tegangan AC (arus bolak-balik) dan DC (arus searah).
  • Ketepatan: Voltmeter dikenal karena akurasinya yang tinggi dalam pengukuran tegangan dibandingkan dengan multimeter. Ketepatan ini sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan pembacaan tegangan yang akurat.
  • Menampilkan: Kebanyakan voltmeter modern mempunyai layar digital, yang menampilkan hasil dalam bentuk angka, sehingga memudahkan pembacaan dan penafsiran hasilnya.

Fitur Utama

  • Impedansi Input Tinggi: Fitur ini memastikan bahwa voltmeter tidak memengaruhi sirkuit yang diukur secara signifikan, sehingga memungkinkan pengukuran yang akurat. Berbagai model voltmeter memiliki resistansi masukan yang berbeda-beda, yang sangat penting untuk memastikan pengukuran tegangan yang andal.
  • Jangkauan: Voltmeter dapat mengukur berbagai tegangan, dari milivolt (mV) hingga kilovolt (kV), tergantung pada modelnya.
  • Resolusi:Mereka menawarkan resolusi tinggi, artinya mereka dapat mendeteksi hal-hal kecil Perubahan dalam tegangan, yang penting untuk pengukuran yang tepat.

Jenis-jenis Voltmeter

  1. Voltmeter Analog: Gunakan jarum dan dial untuk menampilkan hasil pengukuran. Alat ini sudah jarang digunakan saat ini, tetapi masih digunakan untuk aplikasi tertentu.
  2. Voltmeter Digital: Voltmeter digital memberikan pembacaan pada layar LCD atau LED, mengubah tegangan input yang tidak diketahui menjadi nilai digital untuk ditampilkan. Voltmeter digital lebih populer karena kemudahan penggunaan dan akurasinya yang lebih tinggi.

Aplikasi

Teknik Elektro: Digunakan oleh teknisi untuk menguji dan memecahkan masalah sirkuit.

Penggunaan Rumah Tangga: Berguna untuk memeriksa baterai dan stopkontak listrik rumah tangga.

Penggunaan Industri: Penting untuk pemeliharaan dan perbaikan peralatan industri. Fluktuasi tegangan catu daya dapat memengaruhi keakuratan voltmeter digital, sehingga penting untuk memastikan kondisi daya yang stabil selama pengukuran.

Singkatnya, voltmeter adalah alat penting bagi siapa pun yang membutuhkan pengukuran tegangan yang akurat. Baik Anda seorang insinyur listrik atau penggemar DIY, memahami cara menggunakan voltmeter dapat membantu memastikan keselamatan dan keakuratan dalam pekerjaan kelistrikan Anda.

Tabel Perbandingan: Multimeter vs Voltmeter

FiturAlat UkurPengukur tegangan
Fungsi UtamaMengukur beberapa besaran listrik: tegangan, arus, dan resistansiMengukur tegangan saja
KeserbagunaanSangat serbaguna; berfungsi sebagai alat serbagunaKhusus untuk pengukuran tegangan
KetepatanMenawarkan pengukuran yang akurat tetapi umumnya kurang tepat dibandingkan voltmeter untuk teganganMemberikan akurasi tinggi dalam pengukuran tegangan
Impedansi MasukanBiasanya lebih rendah dari voltmeterImpedansi input tinggi memastikan gangguan sirkuit minimal
MenampilkanTampilan digital yang menunjukkan pembacaan dalam bentuk angkaTampilan digital untuk pembacaan tegangan yang jelas
ResolusiResolusi yang baik untuk pengukuran listrik umumResolusi tinggi untuk mendeteksi perubahan tegangan kecil
AplikasiPemecahan masalah umum, perbaikan rumah, pekerjaan otomotifPengukuran tegangan yang tepat dalam aplikasi teknik dan industri
JenisMultimeter digital dan analog tersediaVoltmeter digital dan analog tersedia
BiayaUmumnya lebih terjangkau untuk model dasarBisa lebih mahal karena kemampuan presisi
Kasus PenggunaanCocok untuk penggemar DIY dan profesional untuk berbagai tugasIdeal untuk tugas-tugas di mana pembacaan tegangan yang tepat sangat penting
Rentang TeganganRentang luas untuk pengukuran umumRentang spesifik untuk pengukuran tegangan yang tepat

Singkatnya, pilihan antara multimeter dan voltmeter bergantung pada kebutuhan spesifik Anda. Multimeter ideal bagi mereka yang membutuhkan alat serbaguna untuk berbagai pengukuran, sedangkan voltmeter paling cocok untuk aplikasi yang membutuhkan pembacaan voltase yang presisi.

Multimeter dan voltmeter sama-sama memainkan peran penting dalam pengukuran listrik. Multimeter berfungsi sebagai perangkat serba guna yang cocok untuk pengujian sirkuit umum. Voltmeter berfokus secara eksklusif pada pengukuran tegangan dengan akurasi yang unggul. Pilih opsi yang menawarkan kemampuan yang selaras dengan aplikasi yang Anda inginkan. Untuk penggunaan yang lebih luas dengan fleksibilitas, multimeter lebih disukai. Namun, voltmeter unggul saat pembacaan tegangan presisi tinggi sangat penting. Kunjungi TOSUNLux situs web untuk model yang direkomendasikan sesuai anggaran dan kebutuhan Anda. 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara mengubah multimeter menjadi voltmeter?

Untuk mengubah multimeter menjadi voltmeter, pilih opsi pengukuran tegangan. Biasanya, hal ini melibatkan pemutaran tombol dan verifikasi bahwa probe yang ditampilkan adalah untuk tegangan. Hasil pembacaan kemudian akan menunjukkan potensi tegangan, bukan nilai listrik lainnya.

Bisakah Anda menggunakan multimeter sebagai pengganti penguji tegangan?

Ya, dalam banyak kasus multimeter dapat menggantikan penguji tegangan. Sebagian besar multimeter memiliki pengaturan pengukuran tegangan seperti penguji tegangan khusus. Keuntungan utama multimeter adalah fungsi tambahannya untuk mengukur resistansi, arus, dan lainnya. Keselamatan tetap diperlukan saat melakukan pembacaan tegangan. Memahami voltmeter vs. fungsi multimeter penting untuk substitusi ini.

Apakah saya memerlukan multimeter atau penguji tegangan?

Tergantung pada kebutuhan Anda. Multimeter sangat ideal bagi mereka yang membutuhkan alat serbaguna untuk mengukur berbagai besaran listrik. Di sisi lain, alat uji tegangan berguna untuk memeriksa keberadaan tegangan tanpa memberikan hasil pembacaan yang terperinci.

Apa yang dapat diukur oleh multimeter tetapi tidak dapat diukur oleh voltmeter?

Multimeter dapat mengukur arus dan resistansi selain tegangan, sedangkan voltmeter terbatas untuk mengukur tegangan saja.

Untuk apa Anda menggunakan multimeter digital?

A multimeter digital digunakan untuk mengukur tegangan, arus, dan resistansi dalam rangkaian listrik. Alat ini juga digunakan untuk memecahkan masalah kelistrikan dalam berbagai aplikasi, termasuk perbaikan rumah, pekerjaan otomotif, dan proyek elektronik.

Apa keuntungan menggunakan multimeter digital?

Multimeter digital menawarkan akurasi dan presisi yang lebih tinggi dalam pengukuran dibandingkan dengan meter analog. Multimeter digital juga menyediakan tampilan digital yang mudah dibaca dan sering kali menyertakan fitur-fitur canggih seperti pengukuran otomatis dan penyimpanan data.

Apa yang tidak boleh dilakukan dengan multimeter digital?

Hindari penggunaan multimeter digital pada sirkuit yang beraliran listrik tanpa tindakan pencegahan keselamatan yang tepat. Jangan melebihi batas masukan maksimum, dan pastikan perangkat diatur ke mode pengukuran yang benar untuk mencegah kerusakan.

Bisakah Anda menyentuh kabel beraliran listrik dengan penguji tegangan?

Tidak, menyentuh kabel beraliran listrik dengan penguji tegangan atau alat lainnya tanpa isolasi dan tindakan pengamanan yang tepat adalah berbahaya dan harus dihindari.

Sumber Artikel
TOSUNlux hanya menggunakan sumber berkualitas tinggi, termasuk studi yang ditinjau sejawat, untuk mendukung fakta dalam artikel kami. Komitmen kami terhadap keakuratan dan keandalan memastikan bahwa pembaca menerima informasi yang diteliti dengan baik dan dapat dipercaya.

Dapatkan Penawaran Sekarang